RSS

LATIFATUL KULLU JASAD (Maqam Tingkat 7)

18 Apr

Image

Maqam ini adalah maqam ketujuh dalam kajian Thariqat An-Naqsyabandi, jika seseorang mendalami pelajaran dzikir dalam ajaran tasawwuf atau sufi, maka jika seseorang telah berdzikir pada maqam sebelumnya, maka pada tempat inilah dzikir kepada Allah Swt yang ketujuh, ini sangat berguna untuk pengobatan pembersihan penyakit rohani secara bertahap dan berbagai tingkatan pembersihan penyakit bathin.

Sifat buruk pada bathin manusia di wilayah ini adalah suka lalai dalam beribadah dan selalu jahil, sifat ini paling dominan di bisiki oleh iblis dan syetan bagi manusia yang sudah cukup mengerti akan agama, akibatnya manusia sering melalaikan ibadah, seperti melalaikan shalat wajib, yang seharusnya bisa di awal waktu malah di tunda pelaksanaannya karena waktu shalat masih panjang, nah ini contoh daripada suka melalaikan ibadah yang dapat menyebabkan nantinya akan meninggalkan shalat tersebut jika hal ini di biarkan berlarut – larut dalam bathin manusia, guna menumpas keberadaan syetan yang suka membisikkan kelalaian, ini maka lazimkanlah dzikrullah pada wilayah ini dengan senjata kalimah Allah…Allah…Allah…, dengan harapan para iblis dan syetan dapat keluar dari rumah atau istananya tersebut dari dalam diri manusia, jika sudah demikian maka tentu sifat tersebut sudah jauh berkurang bahkan hilang sama sekali dari dalam diri bathinnya tersebut, yang tinggal hanyalah kalimah Allah saja yang menempatinya, hal demikianlah merupakan pintu dasar keenam menuju dan mendekatkan diri kepada Allah Swt serta dapat mengenalnya.

Maqam ketujuh dari cara berdzikirnya seorang hamba untuk mengobati penyakit bathin ini adalah di sebut dengan LATHIFATUL KULLU JASAD dengan pengertian yang di jabarkan dan di ajarkan dzikirnya sebagai berikut :

Maqam ini berhubungan dengan seluruh badan atau jasad zahir, berdzikir pada maqam ini dalam sehari semalam sekurang – kurangnya 1.000 kali, ini adalah tempatnya sifat buruk manusia, yaitu :

  1. Jahil
  2. dan lalai

Seseorang yang dzikirnya ikhlas pada tempat ini dapat menimbulkan :

  1. Ilmu
  2. dan amal yang di ridhai oleh Allah Swt.

Dzikir ini di sebut juga dengan dzikir sultan aulia Allah Swt, artinya raja sekalian dzikir dan di jalankan melalui seluruh badan, tulang belulang, kulit, urat dan daging di luar maupun di dalam, di tempat ini dzikir Allah…Allah…Allah pada penjuru anggota badan beserta ruas dari ujung rambut sampai ujung kaki hingga tembus keluar yakni bulu roma pada sekujur tubuh atau badan, agar dapat menghilangkan sifat malas dan lalai dalam beribadah kepada Allah Swt.

Untuk menghantam seluruh sifat malas dan lalai tersebut haruslah di laksanakan dengan sepenuh hati yang ikhlas, menurut kajian pengamal ajaran cara ibadah tasawwuf bahwa iblis dan syetan bisa masuk melalui dan menetap pada seluruh bagian tubuh, karena itu perlu di getar dengan dzikirullah, sehingga dzikirullah menetap di tempat itu dengan sendirinya dan tentu saja tidak ada lagi jalan iblis atau syetan untuk dapat memasuki tubuh zahir dan merasuk kedalam bathin manusia untuk membisikkan segala perbuatan jahat yang tercela di hadapan Allah Swt.

Sifat yang masuk pada maqam ini setelah dzikir tersebut adalah ilmu dan amal yang di ridhai oleh Allah Swt, dia berilmu sesuai dengan Al-Qur’an dan Al-Hadist Rasululllah Saw, hakikat cahaya pada maqam ini adalah nuurus samawi dan di katakan dengan sunnah dan thariqatnya orang alim dan ma’rifat kepada Allah Swt, puncak pada dzikir ini adalah mati hissi yang perupakan pokok dan mendasari dzikir – dzikir yang lain di atasnya, karena itu para pengamal ajaran ini harus mengkhatamkannya sekurang – kurangnya 1.000 sehari semalam.

Dzikir lathaif inilah merupakan senjata paling ampuh untuk mengusir dan membasmi sifat madzmumah yang ada pada 7 (tujuh) lathaif yang di bawahnya, segala sifat madzmumah atau sifat buruk ini di tunggangi oleh iblis dan syetan.

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada April 18, 2012 in Tasawuf

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: