RSS

LATIFATUL AKHFA (Maqam Tingkat 5)

18 Apr

Image

Maqam ini adalah maqam kelima dalam kajian Thariqat An-Naqsyabandi jika seseorang mendalami pelajaran dzikir dalam ajaran tasawwuf atau sufi, maka jika seseorang telah berdzikir pada maqam sebelumnya, maka pada tempat inilah dzikir kepada Allah Swt yang kelima di laksanakan, dengan makna dan maksudnya adalah untuk pengobatan pembersihan penyakit rohani secara bertahap dan berbagai tingkatan pembersihan penyakit bathin.

Sifat buruk pada bathin manusia di wilayah ini adalah takbur, ria, ujub dan suma’ah, yang mendalanginya yaitu iblis dan syetan, dalam bathin manusia, para iblis dan syetan di bidang penyakit ini, rumah atau istananya adalah pada empedu jasmani manusia, yang kerjanya senantiasa membisikkan berbagai tipu daya dan hasut agar manusia selalu dalam kemaksiatan di bidang takbur, ria, ujub dan suma’ah, untuk menumpas keberadaan syetan ini maka lazimkanlah dzikrullah pada wilayah ini dengan senjata kalimah Allah…Allah…Allah…, dengan harapan para iblis dan syetan dapat keluar dari rumah atau istananya tersebut dari dalam diri manusia, jika sudah demikian maka tentu sifat tersebut sudah jauh berkurang bahkan hilang sama sekali dari dalam diri bathinnya tersebut, yang tinggal hanyalah kalimah Allah saja yang menempatinya, hal demikianlah merupakan pintu dasar ketiga menuju dan mendekatkan diri kepada Allah Swt serta dapat mengenalnya.

Maqam kelima dari cara berdzikirnya seorang hamba untuk mengobati penyakit bathin ini adalah di sebut dengan LATHIFATUL AKHFA dengan pengertian yang di jabarkan dan di ajarkan dzikirnya sebagai berikut :

Berhubungan dengan empedu jasmani dengan letak kira – kira di tengah dada, dzikirnya sekurang – kurangnya dalam sehari semalam adalah 1000 kali, ini merupakan wilayahnya Nabi Muhammad Saw dan bercahaya hijau serta berasal dari tanah, tempat sifat :

  1. Takbur,
  2. Ria,
  3. Ujub,
  4. Suma’ah.

Sifat buruk ini harus kita hilangkan dengan berdzikir pada maqam ini agar dapat berganti dengan sifat :

  1. Tawadduk,
  2. Ikhlas,
  3. Sabar,
  4. Tawakkal.

Sifat segala keakuan seperti sombong, takbur, ria, loba, ujub dan tamak serta bersikap akulah yang terpandai, akulah yang terkaya, akulah yang tergagah, tercantik dan lain sebagainya, maqam ini juga di katakan dengan sifat rububiyah atau rabbaniyah dan hanya pantas bagi Allah Swt, sebab dialah yang pada hakikatnya yang memiliki, mengatur alam semesta ini, sifat baik pada maqam ini di dapatkan jika berdzikir dengan ikhlas adalah khusyu’, tawadduk, tawakkal dan ikhlas sebenar ikhlas, selalu tafakkur akan keagungan Allah Swt dan ini di katakan dengan sunnahnya dan thariqat dzikirnya Nabi Muhammad Saw, hasil puncaknya adalah fana fidzzat, almuhallakah.

Puncak hasil daripada maqam ini adalah fanafisifattisubutiah (fana akan sifat yang baik) dan mati sirri, mati sirri artinya segala sifat keinsanan menjadi lenyap dan berganti dengan fana, demikian juga dengan alam yang wujud ini menjadi lenyap dan di telan oleh alam ghaib, alam malakut yang penuh dengan nur illahi, mendapatkan karunia dari Allah Swt akan perasaan mati sirri ini adalah dengan bergelimangnya akan baqa finurillah, yaitu nur af’al Allah Swt, nur asma Allah Swt, nur zat Allah Swt dan nurran ‘ala nurrin, cahaya di atas cahaya Allah Swt, di mana Allah Swt memberikan karunia itu kepada siapa saja yang dia kehendaki.

Pendengaran dan penglihatan lahir menjadi hilang lenyap, yang tinggal hanyalah pendengaran bathin dan penglihatan bathin yang memancarkan nur illahi, yang terbit dari dalam hati yang dapat memancarkan ilham dari Allah Swt, ini merupakan hasil mujahadahnya dan merupakan rahmat dan karunia dari Allah Swt jika ikhlas dzikirnya.

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada April 18, 2012 in Tasawuf

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: